Our News

GEMA BANGSA Salurkan Aksi Kemanusiaan bagi Warga Terdampak Banjir Melalui Layanan Kesehatan dan Pendampingan Psikososial

GEMA BANGSA Salurkan Aksi Kemanusiaan bagi Warga Terdampak Banjir Melalui Layanan Kesehatan dan Pendampingan Psikososial

Lhokseumawe, 26 November 2025 – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana banjir, relawan penerima Beasiswa Energy Untuk Bangsa yang tergabung dalam GEMA BANGSA bersama Katahati Institute melaksanakan kegiatan Edukasi Kesehatan, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Asesmen Sanitasi Lingkungan, serta Pendampingan Psikososial bagi warga di Posko Pengungsian Desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Kegiatan ini melibatkan berbagai tenaga kesehatan, di antaranya dokter umum dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), tenaga perawat yang merupakan relawan GEMA BANGSA, serta apoteker dari Puskesmas Muara Satu. Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat terdampak memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan, pengobatan dasar, serta edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah penyebaran penyakit di lingkungan pengungsian. Sebanyak 98 warga yang terdiri atas bayi, balita, anak-anak, orang dewasa, lansia, hingga ibu hamil menerima layanan kesehatan secara gratis.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan penyakit kulit menjadi keluhan yang paling banyak dialami masyarakat. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan keterbatasan sanitasi di lingkungan posko pengungsian, mulai dari tidak tersedianya jamban, fasilitas cuci tangan, sistem pembuangan limbah, hingga terbatasnya akses terhadap air bersih. Temuan ini diperkuat melalui asesmen sanitasi yang dilakukan tim sebagai dasar penyusunan rekomendasi intervensi kesehatan dan perbaikan fasilitas sanitasi di lokasi terdampak.

Selain layanan kesehatan, tim juga memberikan dukungan psikososial (trauma healing) kepada 105 anak terdampak bencana. Melalui berbagai aktivitas seperti permainan edukatif, bercerita, menggambar, mewarnai, dan kegiatan kreatif lainnya, anak-anak diajak untuk mengekspresikan emosi serta memulihkan rasa aman setelah mengalami situasi bencana. Pendampingan dilakukan oleh relawan GEMA BANGSA dengan pendekatan yang ramah anak sehingga kegiatan berlangsung interaktif dan menyenangkan.

Selama pelaksanaan kegiatan, anak-anak menunjukkan respons yang positif. Mereka tampak lebih ceria, aktif berinteraksi, serta antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Dukungan psikososial ini diharapkan menjadi langkah awal dalam proses pemulihan kesehatan mental anak-anak sekaligus mengurangi risiko trauma jangka panjang akibat bencana.

Dalam pelaksanaannya, tim menghadapi tantangan berupa ketidakhadiran psikolog yang semula dijadwalkan mendampingi kegiatan karena akses menuju lokasi terputus akibat meningkatnya debit banjir. Meski demikian, kegiatan trauma healing tetap berjalan dengan aman dan terarah berkat relawan GEMA BANGSA yang sebelumnya telah memperoleh briefing teknis dari psikiater mengenai pendekatan dasar dukungan psikososial ramah anak dan prinsip keamanan psikologis.

Melalui kegiatan ini, Katahati Institute bersama GEMA BANGSA menunjukkan bahwa penerima Beasiswa Energy Untuk Bangsa tidak hanya memperoleh manfaat pendidikan, tetapi juga berkontribusi secara nyata kepada masyarakat melalui aksi kemanusiaan dan pengabdian sosial. Kolaborasi lintas sektor antara relawan, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan fasilitas kesehatan diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan dampak bencana sekaligus meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *